JAKARTA TIMUR, MGP - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menghadiri kegiatan santunan anak yatim, pembagian sembako, dan buka bersama di Yayasan Pondok Pesantren (Ponpes) Minhajurrosyidin, Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur, pada Sabtu (22/3). Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Pramono menekankan pentingnya meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
"Yang penting adalah kita tidak boleh kehilangan empati untuk membantu sesama warga yang membutuhkan," tuturnya.
Gubernur Pramono juga berpesan kepada para anak yatim agar terus rajin belajar demi masa depan yang cemerlang. Melalui program Kartu Jakarta Pintar (KJP) maupun Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), ia mengingatkan agar bantuan tersebut dimanfaatkan dengan baik untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas dan meningkatkan prestasi akademik.
"Alhamdulillah, kemarin KJP sudah diterima oleh 707.622 siswa. Jika teman-teman rajin belajar, ke depan akan ada KJMU, karena Pemprov akan menanggung biaya kuliah dan memberikan kesempatan bagi teman-teman untuk mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi," imbuhnya.
Gubernur Pramono juga mengapresiasi Yayasan Ponpes Minhajurrosyidin yang telah mengadakan kegiatan santunan dan buka bersama.
"Atas nama Pemprov DKI, saya mengapresiasi kegiatan ini karena menghadirkan manfaat serta kebahagiaan bagi mereka yang menerimanya. Semoga kegiatan ini dapat memperkuat keimanan dan menanamkan semangat berbagi dalam membangun masyarakat yang lebih baik," ungkapnya.
Gubernur Pramono menambahkan, kegiatan ini merupakan salah satu langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam merawat semangat dan harapan bagi generasi muda yang menjadi pilar pembangunan Jakarta dan Indonesia di masa depan. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan kebahagiaan bagi warga serta memupuk semangat kebersamaan, termasuk dalam upaya mewujudkan Jakarta sebagai kota global.
Turut hadir dalam kegiatan ini Plt. Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Hendra Hidayat; Plt. Kepala Biro Pendidikan dan Mental Spiritual, Aceng Zaini; serta Plt. Wali Kota Jakarta Timur, Iin Mutmainah.
Red